globe  

   
 

Awas...Tato dan Tindik Rawan Hepatitis C
Rabu, 11 Juli 2007
Surabaya - Waspadai bila anak muda menggemari tato dan tindik. Sebab dari tren dan kegemaran melakukan dua hal tersebut, kegemaran itu sangat rawan dan bisa tertular hepatitis C.

"Apalagi, saat ini yang tertular banyak dari kalangan usia muda yakni, usia 16 hingga 25 tahun. Padahal sebelumnya, penyakit ini melanda pada usia 40 tahun. Jadi, ada pergeseran usia," kata pakar gastroenterologi dan hepatologi RSU dr Soetomo, Prof dr Iswan Abbas Nusi SpPD-KGEH, Rabu (11/7/2007).

Iswan menambahkan, telah terjadi pergeseran orang-orang yang tertular hepatitis C. Bila lima tahun silam, orang-orang yang tertular karena melakukan transfusi darah atau mengonsumsi narkoba jenis putauw, kini tren tersebut bergeser pada seseorang yang melakukan tato atau tindik.

"Ini dikarenakan, sudah banyak kalangan muda menggemari tato dan tindik," jelasnya.

Apalagi, kata dia, penyakit ini tergolong tidak terlihat gejalanya atau asimptomatis. "Tanda-tanda awal, mereka sering mengalami kondisi tubuh yang capek, lemah, berat badan turun drastis, perut buncit dan muntah darah," tambahnya.

Bila sudah tertular hepatitis C, segera lakukan pengobatan. Sebab bila diobati, 100 persen penyakit ini bisa disembuhkan. Namun bila dibiarkan, menyebabkan kerusakan pada sel-sel hati yang sangat serius dan menahun.

Dia menjelaskan, penyakit hepatitis merupakan peradangan atau infeksi pada sel-sel hati. Penyebab hepatitis yang paling sering adalah virus yang menimbulkan pembengkakan dan perlunakan hati.

Pengobatan hepatitis dibagi dua bagian yakni, obat kimiawi yang bertujuan untuk mematikan virus Hepatitis. Dan pengobatan suportif yang bertujuan untuk melindungi sel hati dan membantu untuk memulihkan sel hati yang rusak.
"Selain itu, dianjurkan untuk istirahat total, pemberian makan yang cukup dan vitamin. Bila diperlukan mengonsumsi obat-obatan untuk melindungi kerusakan hati," tambahnya.

Sumber Fatichatun Nadhiroh - DetikSurabaya
 

   
© 2017 .:: Pacific Internet (PInter) Indonesia ::.
Disclaimer | Best viewed 800 x 600 / 1024 x 768 | Site Map