globe  

   
 

CommunicAsia dan 'Hoki' Fortinet
Wicaksono Hidayat - detikInet
Singapura, Ajang CommunicAsia bukan hanya sekadar pameran tapi juga merupakan tempat terjadinya transaksi bisnis. Seperti yang dialami Fortinet, sebuah perusahaan keamanan komputer dan jaringan, yang mendapatkan 'hoki' di CommunicAsia.

Fortinet merupakan perusahaan penyedia infrastruktur pengaman komputer dan jaringan. Perangkat Unified Multi Threat mereka mampu menangkal virus, spam, dan upaya penyusupan.

Di ajang CommunicAsia 2007 Fortinet juga ikut berpartisipasi demi menggaet klien yang cukup besar. "Pengalaman kami di CommunicAsia sangat baik. Dua tahun lalu kami mendapatkan deal dengan salah satu operator GSM besar di Singapura di ajang ini," tutur Judhi Prasetyo Country Manager Singapore & Emerging Markets Fortinet kepada detikINET di Singapore Expo, Singapura, Kamis (21/6/2007).

Transaksi yang timbul waktu itu, ujar Judhi, cukup besar. "Apalagi waktu itu produk kami satu-satunya yang mampu melakukan scanning di protokol Multimedia Messaging. Sampai kini pun masih satu-satunya," tukas Judhi.

Di tahun 2006 Fortinet juga mendapatkan deal di CommunicAsia dengan salah satu perusahaan penyiaran besar dunia untuk operasional di Singapura. Sedangkan untuk 2007 ini, Judhi mengatakan beberapa calon klien juga sudah mendekati. Termasuk, ujarnya, beberapa operator telekomunikasi dan penyelenggara jasa internet asal Indonesia.

Produk Baru
Beberapa produk terbaru Fortinet turut diperkenalkan dalam ajang CommunicAsia. Ini termasuk Fortigate 3810A, perangkat unified yang memiliki throughput 26 Gbps.

Selain itu ada juga perangkat seri 60B yang memiliki kemampuan telekomunikasi seluler generasi ketiga (3G). "Fitur ini bagus untuk beberapa skenario, salah satunya untuk jaringan internet cadangan di saat bencana," ujar Judhi.

Sejak 2002 Fortinet menyediakan perangkat pengamanan komputer dan jaringan yang menggabungkan berbagai fitur. Di model yang terbaru, lanjut Judhi, fitur yang digabungkan mencakup antivirus, Intrusion Detection System, Anti-Spam, Firewall, Virtual Private Network, filter untuk konten web, pengendalian Peer to Peer serta pengendalian Instant Messaging.

Perangkat Fortinet, ujar Judhi, bisa memblokir pengguna Instant Messaging seperti Yahoo! Messenger atau AIM dengan lebih baik. Ia mencontohkan skenario dengan file transfer atau percakapan suara lewat Instant Messaging yang diblokir namun akses percakapan teks tetap dibuka.

Atau, tambahnya, blokir terhadap user name tertentu saja. "Itu tidak bisa kalau firewall biasa," ia menambahkan.

Keterangan Foto: Judhi Prasetyo, Country Manager Singapore & Emerging Markets Fortinet. Fotografer: wsh/inet. (wsh/ash)
 

   
© 2017 .:: Pacific Internet (PInter) Indonesia ::.
Disclaimer | Best viewed 800 x 600 / 1024 x 768 | Site Map