globe  

   
 

Mobil yang Cerdas
Brak! Bumper depan mobil Andri Haryana "mencium" angkot yang ada di depannya. Kerusakan tak terlalu parah karena laju kendaraannya rendah. Tapi kecelakaan itu membuat mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bandung itu kesal setengah mati. Cuma lengah sedikit karena melambaikan tangan kepada temannya yang berdiri di pinggir jalan, Andri tak sadar bila angkutan umum di depannya berhenti untuk menaikkan penumpang. Akibatnya, bagian depan mobil Andri ringsek dan harus masuk ke bengkel. Dia pun harus merelakan sebagian isi dompetnya berpindah ke kantong sopir angkot yang marah. Nah, kecelakaan semacam itu tak bakal terjadi bila Andri mengemudikan Volvo XC60. Mobil terbaru buatan Volvo itu dilengkapi sejumlah fitur keamanan yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan.

Salah satunya adalah City Safety. Fitur unik ini dapat membantu pengemudi menghindari atau paling tidak mengurangi pengaruh tubrukan pada laju kendaraan rendah, seperti yang biasa terjadi ketika lalu lintas macet atau antrean panjang. Jika mobil hampir menabrak kendaraan di depannya dan pengemudi tidak bereaksi, mobil akan mengerem dengan sendirinya.

Fitur pengereman ini aktif pada kecepatan hingga 30 kilometer/jam. Bila kendaraan di muka tiba-tiba mengerem dan sistem XC60 memperkirakan tabrakan akan terjadi, pedal rem akan bergerak mendekati cakram dan secara otomatis akan mengerem jika pengemudi tak bereaksi.

Tabrakan tak akan terjadi bila kecepatan relatif antara dua kendaraan itu di bawah 15 kilometer/jam. Tapi, bila kecepatan kendaraan adalah 15 sampai 30 kilometer/jam, tujuan fitur City Safety ini adalah mengurangi kecepatan semaksimal mungkin sebelum terjadinya tabrakan. "Kami adalah perusahaan otomotif pertama di dunia yang menawarkan fitur seperti ini sebagai standar," kata Fredrik Arp, President Volvo Cars. "XC60 adalah mobil Volvo teraman yang pernah dibuat."

Volvo XC60 memang bukan mobil biasa. Kendaraan itu dikemas dengan menggunakan teknologi dan semua pengetahuan tentang keselamatan yang dimiliki perusahaan otomotif terkemuka Eropa tersebut. "Kombinasi itu menghasilkan fitur yang dapat mencegah kecelakaan dan melindungi semua penumpangnya dalam sebuah tabrakan," kata Arp.

Pengaplikasian fitur City Safety dipastikan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Menurut survei, lebih dari 75 persen kecelakaan terjadi pada kecepatan di bawah 30 kilometer/jam. Tabrakan antara mobil di depan dan di belakang juga menempati posisi 30 persen dari semua kecelakaan kendaraan bermotor. Separuhnya terjadi karena pengemudi tidak mengerem dan mobil yang ditabrak biasanya sedang berhenti.

Sistem pengereman mandiri ini diaktifkan dengan sensor laser di bagian atas kaca depan di belakang kaca spion. Sensor akan melakukan 50 kalkulasi dalam satu detik dan mendeteksi semua kendaraan di depannya, baik dalam posisi diam maupun bergerak ke arah yang sama hingga 10 meter di muka bumper depannya.

Selain kendaraan, sensor ini juga dapat mendeteksi obyek lain di depannya. Namun dia tak dapat mendeteksi pejalan kaki yang tengah menyeberang, kecuali ada permukaan reflektif yang cukup besar agar laser itu dapat memantul kembali ke sensor.

Mobil yang disebut sebagai kendaraan serbaguna premium pertama Volvo ini tersedia dalam beberapa varian, yaitu mesin T6 enam silinder yang memproduksi 285 tenaga kuda, dan dua varian turbodiesel, D5, dan 2,4 D yang masing-masing menghasilkan 185 dan 163 tenaga kuda.

Mobil yang dijual dengan harga sekitar Rp 435 juta ini memiliki dimensi yang lebih kompak dibandingkan Volvo tipe XC70 dan XC90. Model yang lebih ramping ini meningkatkan efisiensi energi pada kendaraan itu. "Versi mesin diesel Euro 5 2,4 liter dengan target CO2 sekitar 170 gram/km akan tersedia pada 2009," kata Arp.

Pengembangan teknologi mobil cerdas ini tak hanya dilakukan oleh Volvo, sebelumnya Ford juga telah mengembangkan sistem yang dapat mengukur gerakan mobil ketika roda bergulir dan melakukan koreksi untuk mengurangi risiko kendaraan tergelincir.

Produsen mobil Jepang, Mazda, juga mengembangkan sistem keselamatan Pre-cash, mirip dengan City Safety yang diaplikasikan oleh Volvo sebagai standar keselamatan semua mobil XC60. Sistem Pre-cash menggunakan sensor radar yang dipasang di bagian depan mobil untuk memonitor kendaraan dan halangan lain di depannya atau kendaraan yang berlawanan arah.

Serupa dengan City Safety, teknologi ini memungkinkan mobil mengerem dengan sendirinya untuk mencegah tabrakan dengan kendaraan di depannya. Sebagai tambahan, sabuk pengaman akan mengencang secara otomatis untuk menahan penumpangnya.

Sumber: www.tempointeraktif.com (Jumat, 19 Desember 2008)
 

   
© 2017 .:: Pacific Internet (PInter) Indonesia ::.
Disclaimer | Best viewed 800 x 600 / 1024 x 768 | Site Map