globe  

   
 

India Luncurkan Satelit Pertamanya
Bangalore, 22 Desember 2008 13:56
Dunia antariksa India mencatat prestasi, Minggu, saat peluncuran satelit pertama yang dibuat ISRO, untuk pelanggan asing. Satelit itu berhasil mencapai orbit tujuan, dibawa roket peluncur Eropa Ariane-5. Keuntungan yang didapat tak kurang dari 40 juta dolar.

Satelit komukasi W2M itu, yang dibuat oleh Organisasi Riset Antariksa India (ISRO) untuk tujuan komersial dalam kerja sama dengan EADS-Astrium Eropa, diluncurkan pukul 04.05 dari Pusat Antariksa Guyana di Kourou di Guyana Perancis, kata ISRO di Bangalore, Minggu.

Tigapuluh-dua menit setelah peluncurannya, W2M terpisah dari Ariane-5, sesudah mencapai orbit yang dituju, Geosynchronous Transfer Orbit (GTO). Pembuatan W2M itu menunjukkan masuknya ISRO ke dalam pasar pembuat satelit.

W2M, yang memiliki bobot 3.463 kilogram pada saat peluncuran, merupakan satelit terberat yag dibuat ISRO dan bisa beroperasi selama lebih dari 15 tahun. Satelit itu dibuat untuk perusahaan Eutelsat Communications, sebuah perusahaan penyedia komunikasi satelit global yang berpusat di Paris.

Sinyal-sinyal radio yang dikirim W2M berhasil diterima oleh Fasilitas Kontrol Utama (MCF) ISRO di Hassan di Karnataka dan kondisi satelit tersebut normal.

Meski W2M dibuat dengan kontrak 80 juta dolar oleh ISRO, para pejabat mengatakan bahwa pembuatan satelit itu merupakan perjanjian bagus bagi badan antariksa tersebut karena mereka memperoleh keuntungan 40 juta dolar (200 crore rupee) dalam usaha tersebut.

"ISRO membuat wahana antariksa itu tanpa muatan roket dengan beaya kurang dari 200 crore rupee. Itu membuat kami memperoleh keuntungan bagus," kata seorang pejabat ISRO.

Pemimpin ISRO G. Madhavan Nair ikut menyaksikan di pusat antariksa Kourou di Guyana Perancis ketika W2M diluncurkan, bersama satelit HOT BIRD yang dibuat oleh EADS Astrium, perusahaan spesialis sistem satelit ternama Eropa. [TMA, Ant]

Sumber: www.gatra.com (Senin, 22 Desember 2008)

 

   
© 2017 .:: Pacific Internet (PInter) Indonesia ::.
Disclaimer | Best viewed 800 x 600 / 1024 x 768 | Site Map