globe  

   
 

Uji coba siaran tv digital dimulai bulan ini
JAKARTA: Pemerintah akan memulai siaran percobaan televisi digital untuk pada 15 Agustus dengan menunjuk TVRI sebagai stasiun televisi yang akan menyiarkan program percobaan tersebut. Freddy Tulung, Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Depkominfo, mengatakan uji coba ini merupakan sebuah proyek percontohan sebagai titik awal dari rencana Indonesia untuk beralih dari teknologi analog ke penggunaan tv digital.

"Proses percobaan ini akan dilakukan dalam jangka waktu sembilan bulan sampai satu tahun dan hanya di daerah Jabodetabek saja. Dari masa percobaan tersebut pemerintah akan meninjau hal-hal apa yang harus disempurnakan yang juga menjadi pertimbangan dalam membuat regulasi," ujar Freddy kepada Bisnis, belum lama ini.

Dia menambahkan salah satu yang menjadi tinjauan pemerintah adalah pengaturan tentang model bisnis penyiaran yang akan berubah. Saat ini model bisnis yang diadaptasi oleh stasiun televisi adalah dengan menggunakan mekanisme vertical licensing. Setiap stasisun tv menjadi network provider yang dapat menyiarkan program acara dari menaranya sendiri.

Teknologi digital mampu memampatkan beberapa siaran tv pada satu kanal. Stasiun nantinya hanya mengirimkan program ke stasiun penyelenggara konten untuk kemudian dipancarkan lagi ke televisi. Saat ini, katanya, ada sekitar 300 stasiun televisi yang mengajukan izin siaran.

Agar siaran digital ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas, katanya, pemerintah telah bekerja sama dengan beberapa pabrik untuk menyiapkan produk set-top box yakni perangkat yang berfungsi agar tv analog dapat menerima siaran digital.

Dia mengatakan pemerintah meminta pihak manufaktur agar produk tersebut harganya bisa ditekan dan terjangkau oleh masyarakat. Dia menyebutkan PT Inti dan Polytron merupakan produsen yang telah siap untuk menyediakan set-top box.

"Pemerintah akan membantu agar harga set-top box dapat terjangkau oleh masyarakat. Kami juga sedang melakukan pembicaraan dengan pihak produsen untuk menentukan formatnya. Tapi intinya kita akan mencari siapa yang akan menawarkan harga paling murah."

Harga ditekan

Dia yakin apabila produknya tersebut sudah tersedia secara massal maka harganya pun akan menjadi murah dan tujuan pemerintah membantu agar migrasi ke arah digital dapat cepat terealisasi. Era digital, ujarnya, sebuah keharusan dan teknologi analog yang boros frekuensi tidak mungkin dipertahankan.

Tren dunia telah mengarah ke siaran digital. Di beberapa negara Eropa, pemerintah telah menutup sistem analog mereka. Teknologi digital nantinya tidak hanya berfungsi sebagai penerima siaran televisi saja tetapi sudah konvergen dengan layanan lain baik teknologi informasi, penyiaran maupun telekomunikasi.

Hary Budiarto, Kepala Bidang Sistem Komunikasi Multimedia BPPT, mengatakan harga set-top box standar dapat ditekan sampai seharga Rp250.000. Akan tetapi, untuk yang memiliki fitur return channel dengan kemampuan Internet, interaktive tv, dan lainnya harganya tidak bisa serendah ini.

Menurut dia, saat ini ada lima atau enam manufaktur yang akan ikut tender untuk penyediaan set-top box ini.

Untuk tahap percobaan yang diadakan Agustus mendatang, katanya, beberapa set-top box akan disediakan oleh BPPT yang dibeli dari luar dan akan dibagikan ke beberapa kalangan saja seperti ke pihak pemerintah. (14)( This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it )

Sumber: www.bisnis.com (Jumat, 1 Agustus 2008)
 

   
© 2017 .:: Pacific Internet (PInter) Indonesia ::.
Disclaimer | Best viewed 800 x 600 / 1024 x 768 | Site Map