globe  

   
 

Apple Peringatkan Penjebol IPhone

TEMPO Interaktif, San Jose:

Apple Inc., pembuat telepon selular iPhone memperingatkan kerusakan pada handset yang dibuka kuncinya (unlock) secara ilegal. Perusahaan itu akan merilis piranti lunak baru iPhone dan handset ilegal yang memperbaharuinya akan rusak.

Sejak dirilis pada 29 Juni lalu, penjualan iPhone terbilang fenomenal. Steve Jobs, bos sekaligus pendiri Apple mengatakan sampai awal bulan ini telah terjual sejuta unit.

Seiring populernya handset itu, para peretas program komputer pun kian getol mengutak-atiknya. Hanya berselang beberapa hari setelah dirilis, para peretas itu mengumumkan keberhasilannya menjebol pengunci iPhone.

IPhone memang dijual dengan berbagai batasan, yakni tak dijual di luar pasar yang ditentukan dan dilengkapi dengan pengunci sehingga hanya bisa dipakai dengan kartu SIM dari AT&T yang mendapat hak eksklusif.

Pejabat Apple mengatakan, mereka telah menemukan banyak kasus handset yang dijebol tanpa izin mengalami kerusakan pada piranti lunaknya. Pada akhir pekan ini, Apple juga akan merilis fitur baru iPhone, yang akan berdampak buruk jika pemilik handset itu memperbaharui piranti lunaknya.

“Kami tidak bermaksud merusak sebuah telepon yang dibobol, secara proaktif, tapi sayangnya sejumlah program baru ini akan menyebabkan kerusakan pada piranti lunak iPhone,” kata Phil Schiller, Wakil Presiden Senior Apple. “Kami tidak akan bertanggung jawab.”

John McLaughlin dari Uniquephones.com di Irlandia Utara, telah membuat piranti lunak yang akan meretas kunci iPhone. Namun dia urung menjual atau mendistribusikannya. Peringatan dari Apple, kata dia, “Taktik dagang yang menakutkan.”

AP

Sumber: www.tempointeraktif.com (Selasa, 25 September 2007)
 

   
© 2017 .:: Pacific Internet (PInter) Indonesia ::.
Disclaimer | Best viewed 800 x 600 / 1024 x 768 | Site Map