globe  

   
 

Tetangga Menkominfo Dirikan "Kampoeng Cyber"

SURABAYA, MINGGU - Budi Juniarto, tetangga Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh mendirikan "Kampoeng Cyber." Menkominfo pun hanya berjalan kaki dari rumahnya di Jalan Rungkut Asri Utara 5, Surabaya untuk meresmikan Kampoeng Cyber di Jalan Rungkut Asri Utara 9, Surabaya, Minggu (5/8). "Idenya bermula dari banyaknya masyarakat yang belum mengenal internet dan manfaatnya, padahal saat ini merupakan era teknologi informasi," ujar Budi Juniarto.

Penggagas Kampoeng Cyber yang juga menantu mantan Bupati Mojokerto Mahmud Zein itu menjelaskan, dirinya ingin memasyarakatkan internet dengan fokus, aplikasi, dan content yang sesuai dengan kebutuhan lokal. "Kalau internet dirancang dengan fokus, aplikasi dan content yang khas orang Indonesia, saya yakin masyarakat kita akan melek teknologi dan akhirnya mereka akan maju meraih peluang," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Budi, dirinya menyediakan 15 unit komputer untuk mendidik masyarakat Rungkut agar melek internet dan sekaligus membuka akses internet secara semi-gratis dalam radius 1,5 kilometer melalui kerja sama dengan provider RadNet.

Dalam peluncuran Kampoeng Cyber itu, Menkominfo mengaku senang menjadi warga Rungkut, karena adanya "Kampoeng Cyber" yang sesuai dengan program dirinya sebagai Menkominfo. "Kampoeng Cyber akan dapat meningkatkan pengguna internet, sebab pengguna ponsel (telepon seluler saat ini sudah mencapai 64 juta, tapi pengguna internet hanya 16 juta. Itu terjadi akibat internet masih dianggap elite dan hanya untuk orang intelek," ujarnya.

Oleh karena itu, kata mantan rektor ITS Surabaya itu, Kampoeng Cyber akan dapat menjadikan Teknologi Informasi bukan lagi dikesankan sebagai milik orang elite dan intelek, tapi menjadi hak dan kebutuhan masyarakat. "Karena itu, jangan semi-gratis, tapi bikin saja free (gratis) untuk dua bulan, nanti kita bantu cari sponsor, sebab Kampoeng Cyber akan dapat menjadi percontohan untuk pengembangan ke seluruh Surabaya dan akhirnya se-Indonesia," tegasnya.

Secara terpisah, Branch Manager RadNet Surabaya, M Nur Al Azam mengatakan, Kampoeng Cyber tidak hanya menutup kerja sama pada satu provider saja, tapi terbuka untuk kerjasama dengan provider lain. "Silakan, kalau ada provider lain yang membantu Kampoeng Cyber. Mudah-mudahan akan bermunculan kampoeng-kampoeng cyber lainnya, kemudian menjadi kecamatan cyber, kabupaten cyber, provinsi cyber, dan akhirnya Indonesia Cyber," katanya. (ANTARA/IMA)

Kompas Cyber Media
 

   
© 2017 .:: Pacific Internet (PInter) Indonesia ::.
Disclaimer | Best viewed 800 x 600 / 1024 x 768 | Site Map